Beranda

Sabtu, 08 Mei 2021

Mengenal Jenis Jenis Ayam Tukung Legendaris

Ayam Tukung adalah unggas yang sangat istimewa, karena ayam ini memiliki keunikkan tersendiri dan merupakan ayam lokal asli Indonesia yaitu ayam Jawa atau biasa kita kenal dengan ayam kampung. Ayam ini berbeda dengan ayam kampung kebanyakan karena bentuk fisiknya yang sangat cantik dan juga sangat menarik. 


Yang sangat membedakan ayam ini dengan ayam lain yaitu tidak memiliki ekor, sesuai dengan namanya ayam tukung yang berarti sama dengan ayam buntung. Ayam Tukung sangat langka dan hanya orang tertentu saja yang memilikinya.

Berikut ini adalah jenis jenis Ayam Tukung :

1. Ayam Tukung Hitam

Ayam Tukung Hitam

Ayam tukung yang berwarna hitam, ayam ini memiliki ciri khas dengan bulu keseluruhan berwarna hitam. Merupakan salah satu jenis ayam tukung yang sangat susah di cari. Sangat jarang sekali orang yang memiliki ayam berwarna hitam ini


2. Ayam Tukung Warna Putih

Ayam Tukung Putih

Ayam ini memiliki bulu yang berwarna putih keseluruhan serta memiliki paruh, sama seperti yang berwrna hitam, untuk yang jenis ini juga sangat jarang ditemui, karena sangat sedikit orang yang bisa memiliknya, bahkan bisa di hitung dengan jari.


3. Ayam Tukung Jali Abu

Ayam Tukung Jali Abu

Salah satu spesies warna yang dominan namun langka, berwarna lurik abu abu atau disebut juga dengan jali abu, ayam ini memiliki warna yang sangat cantik. Bahkan jika kita memandang dengan detail betul betul nampak indah. Sangat cocok untuk dijadikan hiasan pekarangan rumah dan halaman.


4. Ayam Tukung Jali Merah

Ayam Tukung Jali Merah

Ciri khas ayam ini sama dengan abu, berwarna lurik namun memiliki warna yang dominan merah, sangat cantik dan sangat unik. Ini juga sangat cocok untuk di jadikan hiasan pekarangan rumah dan akan menambah suasana asri bagaikan di pedesaan dan sangat membuat anda merasa nyaman


5. Ayam Tukung Tulak Telon

Ayam Tukung Tulak Telon

Merupakan jenis ayam yang memiliki 3 warna yaitu putih namun pada bagian punggung berwarna hitam dan terdapat bulu rawis merah juga dipunggungnya. Jenis ayam tukung ini sangatlah langka, karena sangat jarang sekali ayam tukung dan ayam tulak tergabung secara bersamaan


6. Ayam Tukung Putih Mulus Tembus

Ayam Tukung Putih Mulus Tembus

Dari sekian jenis ayam tukung yang langka, jenis inilah yang bisa disebut paling langka, mengapa disebut ayam tukung putih mulus tembus? Karena ayam ini memiliki warna bulu, lingkar mata, paruh dan kaki yang berwarna puith. Jenis ayam inilah yang super sangat langka dan sangat susah dicari, bahkan mungkin hampir tidak ada. Dikarenakan hampir tidak ada orang yang mengembangkan ayam tukung putih mulus ini. Kebanyakan ayam tukung putih memiliki paruh putih, kaki putih namun pada lingkar matanya berwarna kuning, atau paruh kuning, kaki kuning dan lingkar mata juga berwarna kuning.


Ayam Tukung adalah ayam yang sangat legendaris, yang hanya dapat dimiliki orang orang yang sangat beruntung saja dan hanya konglomerat yang bisa mendapatkan ayam ini. Ayam ini juga sangat membawa rejeki jika kita pelihara dengan penuh kasih sayang, kepercayaan lokal juga menggunakan ayam ini untuk digunakan sebagai syukur terhadap anugrah semesta.  

Sebenarnya masih ada jenis jenis ayam tukung didunia ini, namun ke-enam jenis warna diataslah yang susah dicari dan sangat jarang ditemukan dalam kehidupan sehari hari. Untuk itulah betapa pentingnya kita menjaga kelestarian ayam lokal asli Indonesia ini yang semakin hari hampir punah keberadaannya. Demi kelangsungan hidup kita bersama dan anak cucu kita nanti.

Salam hangat penuh rahmat dari alam semesta dan tanpa banyak bacot
Ishak Juragan Cemani Juragannya Cemani Indonesia, Pakarnya Ayam Cemani
 

Kata Kunci :
Jenis jenis ayam tukung, mitos ayam tukung, kegunaan ayam tukung, manfaat ayam tukung, syarat ritual ayam tukung, ayam tukung hitam, ayam tukung putih, ayam tukung putih mulus tembus, ayam tukung mata putih, ayam tukung jali, ayam tukung jali merah, ayam tukung jali geni, mengenal ayam tukung, ayam tukung jali abu, ayam tukung legendaris, ayam tukung


Tidak ada komentar: